Piala Oscar bisa jadi merupakan salah satu benda paling ikonik dalam industri perfilman juga banyak dikenal masyarakat secara umum.
Piala ini didesain oleh seorang Art Director dari Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) bernama Cedric Gibbons. Mengusung tema seorang ksatria yang berdiri di atas sebuah gulungan film dengan lima jari-jari. Piala ini menggambarkan perjuangan mereka yang bekerja sepenuh hati dalam industri film.
Lima jari-jari dalam gulungan film yang dibuat juga punya makna tertentu. Jari tersebut dianggap mewakili lima cabang utama dari ajang penghargaan The Academy Awards atau Oscar yaitu, aktor, penulis, direktur, produser, dan teknisi film.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 1929, sudah lebih dari 3.048 piala diberikan kepada insan perfilman.
Piala ini punya tinggi 34 cm dengan berat mencapai 3,5 kg. Pada awalnya piala ini dibuat dengan menggunakan material perunggu dan logam. Namun karena Perang Dunia ke-2, krisis logam melanda, dan menyebabkan piala ini beralih menggunakan semen sebagai material dasar selama hampir tiga tahun lamanya.
Pada perjalanannya, material pembuat piala Oscar pun berkembang, mulai dari tembaga, nikel perak hingga emas 24 karat seperti yang digunakan sekarang ini. Dan selama 50 tahun terakhir pembuatan patung piala Oscar dibuat oleh perusahaan dari Illionis, Chicago oleh R.S. Owens & Company.
Oscar' sendiri bukanlah nama asli dari piala ini. Academy Award of Merit adalah nama sesungguhnya dari piala Oscar. Nama panggilan Oscar ini sendiri tidak jelas berasal darimana, namun ada beberapa versi yang mengklaim asal muasal dari nama Oscar ini.
Sebuah cerita menyebutkan nama 'Oscar' merupakan pemberian dari Presiden Academy, Bette Davis. Dalam biografinya ia menyebut memberikan nama 'Oscar' untuk piala tersebut untuk mengingat nama suami pertamanya yang merupakan leader sebuah band bernama Harmon Oscar Nelson.
Versi cerita lain datang dari Executive Secretary Academy, Margaret Herrick yang menyebut nama tersebut mengingatkannya kepada sang paman yang juga bernama Oscar.
Meski tidak jelas siapa yang pertama kali memberi nama Oscar tersebut, namun hingga kini, Oscar sudah identik dengan ajang pengharaan film paling bergengsi diseluruh dunia.
Beragam kisah menarik juga mengiringi perjalanan piala ternama ini. Salah satunya adalah bahan emas 24 karatnya yang memikat.
Karena bahan yang digunakan ini, mungkin banyak dari Anda yang berpikir apakah para pemenangnya bisa menjual piala miliknya?
Jawabannya tidak juga.
Sejak tahun 1950, para pemenang harus mengikuti peraturan yang menyebutkan bahwa mereka tidak diperbolehkan untuk menjual piala secara sembarangan.
Pilihannya adalah menawarkan atau mengembalikan kepada pihak Academy, yang nantinya akan diberikan kompensasi sejumlah uang senilai $1.
Sekitar 52 piala ditemukan secara tidak sengaja oleh pria bernama Willie Fulgear yang kemudian menelepon polisi dan melaporkan penemuannya. Ia pun mendapat hadiah senilai $50,000 atau setara dengan Rp 600 juta dan dua tiket undangan hadir ke acara Oscar.
Satu dari tiga piala yang menghilang ditemukan FBI tiga tahun kemudian.









0 komentar:
Posting Komentar