LigaFox.com - Masayuki Ozaki bertemu dengan Mayu di sebuah toko seks dan dia langsung jatuh cn wajah cantik dan tubuh aduhai. Ozaki mengatakan istrinya marah ketika dia membawa Mayu ke rumah mereka.
"Istri sangat marah saat pertama kali melihat saya membawa pulang Mayu. Namun, kini dia bisa menerimanya." tutur Ozaki, seperti dikutip dari laman LigaFox
Dia menuturkan tidak bisa berhubungan seks lagi dengan sang istri sejak anak mereka dilahirkan. Ozaki mengaku istrinya sangat dingin.
"Setelah istri saya melahirkan, kami berhenti berhubungan seks dan saya merasakan kesepian mendalam. Wanita jepang sangat tidak berperasaan. Mereka egois. Pria ingin pasangannya mendengarkan curahan hati mereka sepulang kerja," Jelasnya.
Namun hal ini berbeda dengan Mayu, ungkat Ozaki, yang selalu menunggunya pulang tak peduli keadaannya.
"Apapun masalah yang saya hadapi, Mayu selalu menunggu. Saya mencintainya dan ingin bersama dia selamanya. Saya ingin dikuburkan bersama dia dan membawanya ke surga," tuturnya.
Di Jepang, sekitar 2.000 boneka pemuas nafsu terjual tiap tahunnya dengan harga USD 6 ribu ( setara Rp 80,2 juta ). Boneka ini di lengkapi jari, kepala yang bisa di lepas dan alat kelamnin yang juga bisa di copot.
"Teknologi berjalan semakin canggih setelah boneka-boneka karet yang jelek itu di tahun 1970-an," ucap Hideo Tsuchiya, di rektur pemasaran pembuat boneka Orient Indusrty.
"Mereka kini terlihat sangat nyata dan rasanya seperti Anda menyentuh kulit manusia. Semakin banyak pria yang membelinya, mereka merasa bisa benar-benar berkomunikasi dengan boneka itu," lanjutknya.
Tsuchiya mengaku pelangannya kebanyakan memang orang tua. Biasanya pembeli seorang disabilitas dan juga duda. Namun tak dipungkiri beberapa pria muda sehat juga membeli boneka itu.








0 komentar:
Posting Komentar